Kasus 4


Nama lengkap :
Nomor Tes :
Perusahaan :
                                                                              KASUS : PT WISATA TOUR & TRAVEL

Mira bekerja di PT Wisata Tour & Travel ( PT WTT) di Denpasar mulai tahun 1999. PT WTT bergerak di bidang penjualan tiket pesawat terbang, dan menyewakan kendaraan untuk keperluan pariwisata. Semula Mira bekerja di bagian ticketing, namun sejak 3 bulan yang lalu ia dipromosikan menjadi Kepala Bagian Marketing. Tugas tersebut la rasakan sangat berat, karena dari tahun ke tahun penjualan tiket di PT WTT terus menurun. Bahkan yang menyewa kendaraan pun sangat berkurang. Pada awalnya PT WTT memiliki 25 bus wisata dan 20 mobil berbagai tipe, antara lain kijang, colt L.300, dan Hi Ace. Semua kendaraan full AC dan full music. Bahkan bus juga dilengkapi dengan VCD dan toilet.

Mira mengetahui bahwa pada sekitar tahun 1990 hingga 1996, PT WTT sangat berjaya. Pada saat itu belum banyak perusahaan yang bergerak pada bidang penjualan tiket dan persewaan kendaraan sebesar PT WTT. Sehingga pada saat itu, bila akan menyewa kendaraan PT WTT, harus booking minimal 2 minggu sebelumnya, karena banyaknya pihak yang ingin menggunakan kendaraan PT WTT yang terkenal bagus, bersih dan dengan sopir yang berpengalaman. Omzet penjualan tiket pun mencapai puluhan, bahkan ratusan juta rupiah per hari, terutama pada musin liburan.

Tetapi sekarang kondisinya jauh berbeda. Meskipun masih ada penyewa kendaraan, tetapi sangat jarang. Orang atau perusahaan yang pesan tiket melalui PT WTT pun bisa dihitung dengan jari. Karena kondisi yang demikian, akibatnya berpengaruh terhadap biaya pemeliharaan kendaraan. Oleh karena itu, saat ini bus yang dalam kondisi bagus hanya tinggal 10, sedangkan mobil tinggal 5 buah kijang.

Sejak Mira dipercaya menjadi Kepala Bagian Marketing, ia berusaha mencari tahu apa penyebab menurunnya pelanggan (pengguna jasa) PT WTT. Dan ia menemukan beberapa penyebab, antara lain:

1. Banyaknya perusahaan sejenis di Denpasar (+ 50 perusahaan). 2. Berkurangnya turis asing yang berkunjung ke Bali, akibat situasi keamanan yang tidak

kondusif. 3. Perusahaan lain berlomba-lomba memberi discount yang cukup besar.

4. Perusahaan lain memiliki jenis kendaraan yang lebih bervariasi, dan dengan jumlah yang memadai.

Dengan kondisi demikian, pihak manajernen menugaskan Mira untuk menyusun strategi pemasaran, sehingga meningkatkan jumlah pengguna jasa, dan pada gilirannya akan dapat mengembalikan kejayaan PT WTT seperti di era 90 an.


PERTANYAAN :

Jika Sdr sebagai Mira, strategi apa yang akan Sdr lakukan untuk mencapai sasaran tersebut? Kemukakan strategi Sdr dan argumentasi yang mendukungnya.